Alur Bisnis Proses SAPA MBAK SRI
Gambaran end-to-end bagaimana pesan WhatsApp dari masyarakat diproses oleh sistem — mulai dari masuk hingga balasan dikirim, termasuk alur eskalasi ke petugas manusia.
Setiap pesan WhatsApp yang masuk diproses melalui pipeline 3 tahap secara otomatis sebelum balasan dikirim ke pengguna:
Sistem secara otomatis mengalihkan percakapan ke petugas manusia (agen) dalam kondisi berikut:
- Pengguna mengetikkan frasa permintaan petugas seperti "hubungkan dengan petugas" atau kalimat serupa.
- AI mendeteksi emosi marah/kesal (angry) dari analisis teks pesan pengguna.
- AI mendeteksi emosi tertekan/putus asa (distress) — indikasi situasi krisis yang membutuhkan respons manusia.
- Pengguna melampaui batas rate limit (terlalu banyak pesan dalam satu jam).
Akses penuh ke seluruh sistem. Bertanggung jawab atas konfigurasi, manajemen pengguna, dan pemeliharaan sistem secara keseluruhan.
- Kelola user dan role
- Konfigurasi AI engine & webhook
- Diagnostik & monitoring sistem
- Kelola semua fitur tanpa batas
Memastikan kualitas layanan bot, menangani eskalasi, dan mengawasi performa keseluruhan sistem layanan.
- Monitor dashboard & AI quality
- Tangani eskalasi dari pengguna
- Approve & kelola Knowledge Base
- Tindak lanjut pengaduan
Menangani percakapan yang dieskalasi dari bot, merespons langsung ke pengguna WhatsApp melalui panel Livechat.
- Balas pesan eskalasi via Livechat
- Selesaikan & kembalikan ke bot
- Pantau status pengaduan
- Lapor ke supervisor jika butuh eskalasi lebih lanjut
Arsitek pengetahuan bot — memastikan Knowledge Base selalu akurat, lengkap, dan relevan sehingga bot menjawab dengan tepat.
- Buat & kelola entri Knowledge Base
- Analisis KB Coverage & gap
- Review kualitas respons AI
- Edit System Prompt & pesan otomatis
Panduan Admin — Kontrol Penuh Sistem
Sebagai Admin, Anda memiliki akses ke seluruh fitur aplikasi: konfigurasi sistem, manajemen pengguna, knowledge base, monitoring AI, diagnostik server, hingga laporan pengaduan. Panduan ini menjelaskan setiap fitur secara mendetail.
Ringkasan aktivitas bot secara real-time. Menampilkan jumlah pesan hari ini, top intent, grafik pesan per jam, statistik token AI, dan status koneksi WhatsApp.
- Refresh otomatis tiap 60 detik via polling AJAX.
- Badge eskalasi aktif ditampilkan di navbar secara real-time.
Repositori pengetahuan yang digunakan AI untuk menjawab pertanyaan tentang prosedur PA.
- Klik + Tambah untuk membuat entri baru dengan judul, konten, kategori, dan kata kunci.
- Gunakan fitur Pencarian untuk menemukan topik yang sudah ada.
- Entri berstatus Pending menunggu persetujuan sebelum digunakan AI.
- Tag sinonim membantu AI mengenali variasi cara bertanya user.
Analisis kesenjangan antara pertanyaan user dan jawaban yang tersedia di KB.
- Lihat pertanyaan yang sering tidak terjawab (fallback) untuk mengetahui topik yang perlu ditambahkan.
- Klik "Buat KB" untuk langsung membuat entri baru dari pertanyaan yang terdeteksi.
Pantau setiap respons AI beserta intent, emosi, data source, dan waktu prosesnya.
- Filter berdasarkan intent, emosi, provider AI, atau rentang tanggal.
- Klik baris untuk melihat detail lengkap percakapan dan context yang dipakai.
- Tandai respons buruk sebagai feedback untuk perbaikan KB.
Riwayat seluruh percakapan bot dengan pengguna WhatsApp.
- Cari per nomor WA atau kata kunci pesan.
- Lihat percakapan lengkap per kontak dalam tampilan thread.
- Tandai eskalasi dari sini jika diperlukan tindak lanjut.
Kelola pengaduan anonim yang masuk dari pengguna WhatsApp via bot.
- Pengaduan diterima tanpa identitas pengguna (anonim).
- Update status: Open → In Review → Resolved / Dismissed.
- Tambahkan Catatan Admin — bisa dilihat user saat cek status tiket via WA.
- User cek status dengan mengirim nomor tiket (contoh:
PENG-2026-001) ke bot.
Ekstrak konten dari website eksternal untuk dijadikan entri KB secara otomatis.
- Masukkan URL halaman yang ingin di-scrape.
- AI mengekstrak teks relevan dan membentuknya menjadi draft entri KB.
- Review dan simpan ke KB setelah diedit seperlunya.
Unggah dokumen PDF (SOP, Perma, dsb.) dan AI mengekstraknya menjadi entri Knowledge Base.
- Upload file PDF (maks. 10 MB).
- Pilih halaman atau seluruh dokumen untuk diekstrak.
- Edit hasil ekstrak, lalu simpan ke Knowledge Base.
Tambah, edit, atau nonaktifkan akun user admin panel. Role: Admin, Supervisor, Data Trainer, Agen.
- Admin: Akses penuh ke semua menu.
- Supervisor: Dashboard, monitoring, KB, complaint, dan livechat.
- Data Trainer: KB, KB Coverage, Complaint, Monitoring, Pengaturan.
- Agen: Hanya akses ke Livechat, Complaint, dan Monitoring Agen.
Konfigurasi seluruh aspek bot dari satu halaman. Perubahan langsung aktif tanpa restart server.
- Wablas Gateway: URL API dan token WhatsApp.
- AI Engine: Pilih provider (Gemini/KoboiLLM), API key, dan model.
- System Prompt: Instruksi utama kepribadian bot.
- Pesan Otomatis: Teks balasan untuk tiap kondisi (emosi, eskalasi, OOB, dll).
- Rate Limit: Maksimum pesan per jam per pengguna.
Test koneksi real-time ke semua layanan eksternal dan pantau log bot.
- Test koneksi Wablas, Gemini, dan KoboiLLM dengan satu klik.
- Kirim pesan test WhatsApp ke nomor tertentu langsung dari sini.
- Lihat 30 baris terakhir log aktivitas bot (
wa_bot.log). - Reset Circuit Breaker jika AI diblokir akibat gagal berulang.
Pengaturan dari halaman Pengaturan Sistem disimpan ke database dan langsung aktif untuk request berikutnya. Tidak perlu restart server atau XAMPP.
Namun jika Anda mengubah nilai di file application/config/wa_gateway.php, perubahan hanya berlaku jika nilai di database untuk key tersebut kosong. Database selalu memiliki prioritas lebih tinggi.
Circuit Breaker adalah mekanisme keamanan. Jika AI gagal merespons sebanyak 3 kali berturut-turut, bot akan berhenti mengirim permintaan ke AI dan membalas dengan pesan error standar.
Ini mencegah sistem membanjiri AI dengan request saat sedang down. Untuk reset manual, buka Diagnostik → Reset Circuit Breaker.
Gemini Direct: Cocok untuk penggunaan normal. Tersedia free tier dari Google AI Studio. Lebih stabil untuk bahasa Indonesia.
KoboiLLM: Proxy multi-model yang mendukung Gemini, GPT-4, dan Claude. Cocok jika ingin berganti model tanpa mengganti kode. Memerlukan subscription berbayar.
Ubah provider kapan saja di Pengaturan Sistem → Engine AI.
System Prompt adalah instruksi dasar kepribadian dan aturan bot. Nilai dari database (Pengaturan Sistem) selalu menimpa nilai di file config.
Variabel yang dapat digunakan: {bot_name}, {court_name}, {escalation_number} — variabel ini akan diganti otomatis saat runtime.
⚠️ Catatan: Aturan teknis seperti larangan menampilkan nama pihak, aturan eskalasi, dan larangan sapaan berulang sudah hardcoded di instruksi TIER pada pipeline dan tidak bisa dihapus dari System Prompt UI.
1. Buka menu Kelola User → klik "+ Tambah User".
2. Isi nama, username, password, dan pilih role yang sesuai dengan tanggung jawab pengguna.
3. Pastikan username bersifat unik. Password harus minimal 8 karakter.
4. Untuk menonaktifkan akun (tanpa menghapus data), ubah status menjadi Nonaktif.
Panduan Supervisor — Monitoring & Kendali Kualitas
Sebagai Supervisor, fokus Anda adalah memastikan bot berjalan dengan baik, kualitas jawaban AI terjaga, Knowledge Base selalu diperbarui, dan eskalasi dari pengguna ditangani dengan cepat.
Mulai hari dengan membuka Dashboard untuk melihat ringkasan aktivitas malam/pagi:
- Periksa jumlah pesan masuk dan top intent — apakah ada lonjakan tidak normal?
- Lihat badge 🚨 di navbar — ada eskalasi yang belum ditangani?
- Periksa status koneksi WhatsApp (indikator di Dashboard).
Pengguna yang meminta bicara dengan petugas atau menunjukkan emosi marah/tertekan akan dieskalasi.
- Buka menu Live Chat — tab Eskalasi Aktif akan tampil otomatis.
- Klik kontak yang dieskalasi untuk membaca percakapan lengkap.
- Balas langsung dari panel Livechat sebagai petugas.
- Klik "Selesai / Kembalikan ke Bot" setelah selesai menangani.
Gunakan Monitoring AI untuk memastikan jawaban bot akurat dan relevan.
- Filter percakapan dengan intent
fallbackatau emosiangry. - Identifikasi pertanyaan yang sering dijawab salah atau tidak terjawab.
- Tandai respons buruk dan buat entri KB baru untuk memperbaikinya.
KB Coverage menampilkan pertanyaan yang sering tidak terjawab oleh bot.
- Buka KB Coverage — lihat daftar pertanyaan dengan frekuensi fallback tertinggi.
- Prioritaskan pertanyaan yang paling sering muncul.
- Klik "Buat KB" untuk langsung membuat entri baru dan perbaiki gap tersebut.
KB adalah otak bot. Semakin lengkap dan akurat, semakin baik jawaban bot.
- Tambahkan topik baru yang relevan dengan kebutuhan pengguna PA.
- Update entri lama jika ada perubahan SOP atau peraturan baru.
- Approve entri berstatus Pending dari Data Trainer.
- Tambahkan sinonim/variasi kata kunci agar bot lebih fleksibel.
Supervisor bertugas meneruskan pengaduan yang masuk ke unit yang berwenang.
- Buka Pengaduan — lihat tiket berstatus Open.
- Ubah status ke In Review saat mulai diproses.
- Isi Catatan Admin dengan perkembangan tindak lanjut — dapat dilihat user via WhatsApp.
- Ubah ke Resolved setelah selesai atau Dismissed jika tidak valid.
Badge merah 🚨 di navbar secara otomatis menampilkan jumlah eskalasi aktif dalam 24 jam terakhir. Badge ini diperbarui setiap kali halaman di-load.
Eskalasi terjadi otomatis ketika: user mengetik "hubungkan dengan petugas", AI mendeteksi emosi angry atau distress, atau user melampaui rate limit.
Intent yang perlu diperhatikan: fallback (bot tidak tahu jawabannya), clarification (pertanyaan tidak jelas).
Emosi yang perlu ditindaklanjuti: angry, distress — kemungkinan ada pengguna yang frustasi dan perlu perhatian.
Jika persentase fallback meningkat minggu ke minggu, berarti ada topik penting yang belum ada di KB.
Catatan Admin pada pengaduan bersifat publik — bisa dibaca oleh pelapor saat mereka mengecek nomor tiket via WhatsApp.
Tulis catatan yang informatif dan sopan, contoh: "Pengaduan Anda telah diteruskan ke Kepala Panitera. Harap menunggu proses verifikasi dalam 3 hari kerja."
Hindari mencantumkan nama internal, kode internal, atau informasi sensitif dalam catatan.
Dashboard Supervisor (menu Dashboard SPV) menyediakan ringkasan performa tim agen: jumlah eskalasi, waktu respons rata-rata, dan tingkat penyelesaian.
Gunakan data ini untuk evaluasi mingguan tim dan identifikasi agen yang memerlukan pelatihan tambahan.
Panduan Agen — Layanan Livechat & Penanganan Eskalasi
Sebagai Agen, tugas utama Anda adalah menangani percakapan yang dieskalasi dari bot, merespons pengguna secara langsung via WhatsApp, dan memastikan setiap eskalasi terselesaikan dengan baik — termasuk memahami kapan eskalasi aktif dan kapan tidak.
Bot secara otomatis mengalihkan percakapan ke agen manusia dalam kondisi berikut:
- Pengguna mengetik "hubungkan dengan petugas" atau kalimat serupa.
- AI mendeteksi emosi marah/kesal (angry/upset) dari pesan pengguna.
- AI mendeteksi emosi tertekan/putus asa (distress) — situasi krisis yang membutuhkan respons manusia.
- Pengguna melampaui batas rate limit (terlalu banyak pesan dalam satu jam).
Sistem memiliki Working Hours Gate: permintaan eskalasi dari pengguna hanya akan diproses sebagai eskalasi penuh jika dilakukan saat petugas benar-benar aktif. Pengecekan dilakukan dalam 3 lapis:
holidays di database. Jika tanggal hari ini adalah hari libur nasional (mis. Idul Fitri, Idul Adha, HUT RI, dsb.), permintaan eskalasi tidak akan diproses sebagai eskalasi penuh.Ketika pengguna meminta petugas di jam kerja (Senin–Jumat, 08:00–16:00, bukan hari libur):
- Bot mengirimkan pesan konfirmasi eskalasi ke pengguna.
- Status percakapan berubah ke "Eskalasi Aktif" — bot berhenti membalas.
- Notifikasi badge 🚨 muncul di panel agen.
- Agen harus merespons dan menyelesaikan sesi sebelum bot bisa aktif kembali.
Ketika pengguna meminta petugas di luar jam kerja (malam hari, atau antara 16:01–07:59):
- Bot membalas dengan pesan off-hours: "Kami catat permintaan Anda... petugas akan merespons saat jam kerja dimulai."
- Bot meminta pengguna menyampaikan pertanyaan/keluhannya terlebih dahulu.
- Percakapan ditandai untuk agen di Live Chat (muncul dengan label off-hours).
- Bot tetap aktif menjawab pertanyaan informasi lainnya dari pengguna tersebut.
- Agen menangani saat jam kerja berikutnya dimulai, lalu klik "Selesaikan".
Ketika pengguna meminta petugas saat hari libur nasional atau akhir pekan:
- Bot membalas dengan pesan informatif: "Mohon maaf, petugas kami tidak tersedia... Layanan aktif Senin–Jumat, 08:00–16:00 WIB (kecuali hari libur nasional)."
- Percakapan tetap ditandai untuk agen di Live Chat sebagai soft escalation.
- Bot tetap aktif menjawab pertanyaan informasi seputar PA Sukoharjo.
- Agen menangani di hari kerja berikutnya.
is_escalated = 1 di tabel chats (terlihat oleh agen), namun conversation_state.is_escalated = 0 sehingga bot tetap bisa merespons.| Kondisi | Bot Berhenti? | Muncul di Livechat Agen? | Pesan ke Pengguna |
|---|---|---|---|
| Jam kerja (Sn–Ju, 08:00–16:00) | ✓ Ya | ✓ Ya (eskalasi penuh) | Konfirmasi, hubungi nomor petugas |
| Di luar jam kerja (malam hari) | — Tidak | ✓ Ya (soft label) | Informasi jam kerja + ajak cerita dulu |
| Sabtu / Minggu | — Tidak | ✓ Ya (soft label) | Informasi jam kerja + ajak cerita dulu |
| Hari Libur Nasional | — Tidak | ✓ Ya (soft label) | Informasi hari libur + ajak cerita dulu |
Fitur Label Spam memungkinkan agen menandai percakapan dari nomor tertentu sebagai spam langsung dari panel Livechat. Ini berguna untuk nomor yang:
- Mengirimkan pesan yang tidak relevan secara berulang-ulang (promosi, ujaran kebencian, dll).
- Sengaja memicu eskalasi berulang kali tanpa keperluan nyata.
- Mengirimkan konten berupa iklan, phishing, atau hal lain yang tidak terkait layanan PA.
Dari panel Livechat, pada percakapan yang ingin ditandai:
- Buka percakapan kontak yang ingin ditandai spam di panel Live Chat.
- Klik tombol "Tandai Spam" (atau label spam) yang tersedia di header percakapan.
- Konfirmasi tindakan — nomor akan langsung ditandai spam di database.
- Label "SPAM" akan muncul di daftar kontak sebagai penanda visual.
Begitu sebuah nomor ditandai spam oleh agen:
- Bot tidak akan memproses pesan dari nomor tersebut — pesan diterima tapi tidak dijawab AI.
- Label siapa yang menandai (nama agen) dan waktu penandaan tersimpan di database.
- Percakapan tetap tercatat di Chat Log untuk keperluan audit.
- Status spam bisa dicabut kapan saja jika nomor tersebut ternyata valid.
Jika nomor yang sudah ditandai spam ternyata valid atau perlu dilayani kembali:
- Buka percakapan kontak tersebut di Live Chat.
- Klik tombol "Hapus Label Spam" atau toggle spam off.
- Bot akan kembali memproses pesan dari nomor tersebut secara normal.
Saat login, perhatikan badge eskalasi 🚨 di navbar. Angka pada badge menunjukkan jumlah eskalasi aktif dalam 24 jam terakhir.
- Badge diperbarui saat halaman di-load. Refresh halaman untuk update terbaru.
- Klik badge atau menu Live Chat untuk melihat daftar eskalasi.
Halaman Livechat menampilkan daftar kontak yang sedang atau pernah dieskalasi.
- Daftar kiri: semua kontak eskalasi (24 jam terakhir).
- Kontak dengan label "Off-Hours" adalah soft escalation dari luar jam kerja — tangani saat jam kerja dimulai.
- Klik nama kontak untuk membuka thread percakapan lengkap dan baca konteksnya sebelum membalas.
Gunakan kotak teks di bawah thread untuk membalas langsung ke WhatsApp pengguna.
- Pesan yang dikirim akan teridentifikasi sebagai petugas (bukan bot).
- Gunakan bahasa yang sopan, empati, dan to-the-point.
- Jangan gunakan singkatan tidak formal atau emoji berlebihan.
Setelah masalah pengguna terselesaikan, kembalikan sesi ke bot.
- Klik tombol "Selesai / Kembalikan ke Bot" di panel Livechat.
- Bot akan aktif kembali untuk nomor tersebut.
- Flag
is_escalateddanoffhours_escalateddireset ke 0.
Agen dapat melihat pengaduan yang masuk dari pengguna via bot.
- Buka menu Pengaduan.
- Lihat tiket yang berstatus Open.
- Laporkan ke supervisor untuk tindak lanjut lebih lanjut.
Laporan performa penanganan eskalasi per agen — berapa eskalasi yang ditangani dan waktu respons rata-rata.
- Lihat rekap performa Anda sendiri di menu Monitoring Agen.
- Identifikasi pola eskalasi yang sering terjadi untuk dilaporkan ke Supervisor.
Saat menerima eskalasi, baca seluruh riwayat percakapan bot terlebih dahulu. Jangan tanyakan informasi yang sudah pernah diberikan pengguna ke bot — ini menyebabkan frustrasi.
Mulailah dengan mengakui situasi: "Halo Bapak/Ibu, saya petugas dari PA Sukoharjo. Saya sudah membaca percakapan sebelumnya dan siap membantu..."
Jangan defensif. Akui perasaan mereka dulu sebelum memberikan informasi.
Contoh: "Kami memahami rasa kecewa Bapak/Ibu, dan kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Izinkan saya membantu..."
Jika situasi memanas dan sulit diselesaikan via chat, sarankan pengguna untuk datang langsung ke Meja Informasi PA.
Usahakan membalas eskalasi dalam maksimal 30 menit di jam kerja. Eskalasi yang tidak ditangani lebih dari 1 jam dapat menurunkan kepercayaan pengguna.
Riset internal menunjukkan median waktu respons saat jam kerja adalah 10 menit. Jadikan ini standar target Anda.
Jika Anda sedang tidak bisa menangani, informasikan ke Supervisor agar bisa didelegasikan ke agen lain.
Saat Anda mulai bertugas di pagi hari, cek panel Live Chat untuk percakapan yang masuk semalam atau di akhir pekan — percakapan ini sudah ditandai untuk Anda oleh sistem (soft escalation).
Bacalah pertanyaan yang sudah disampaikan pengguna di percakapan tersebut — pengguna sudah menceritakan keperluannya saat malam kepada bot. Anda cukup melanjutkan dari situ.
Klik "Selesaikan" setelah pertanyaan terjawab agar bot bisa aktif kembali untuk pengguna tersebut.
Gunakan label spam hanya untuk nomor yang jelas-jelas bukan masyarakat pencari layanan PA, misalnya: nomor promosi, bot lain, ujaran kebencian berulang, atau nomor yang sengaja mengganggu sistem.
Jangan menandai spam hanya karena pengguna sering bertanya atau pesannya terasa mengganggu — mereka mungkin tetap masyarakat yang membutuhkan bantuan.
Selalu dokumentasikan alasan penandaan spam kepada Supervisor jika Anda tidak yakin.
Kembalikan sesi ke bot setelah masalah pengguna sudah terselesaikan atau pertanyaan sudah terjawab lengkap. Jangan biarkan status eskalasi terlalu lama aktif karena bot tidak akan bisa membantu pengguna tersebut selama eskalasi aktif.
Panduan Data Trainer — Melatih & Memperkaya Pengetahuan Bot
Sebagai Data Trainer, Anda adalah arsitek pengetahuan bot. Tanggung jawab utama Anda adalah memastikan Knowledge Base (KB) selalu akurat, lengkap, dan relevan sehingga bot dapat menjawab pertanyaan pengguna dengan tepat.
Data Trainer menentukan kualitas jawaban bot melalui manajemen KB:
- Bot hanya bisa menjawab pertanyaan yang topiknya ada di Knowledge Base. Jika topik tidak ada, bot akan menjawab "informasi belum tersedia".
- Semakin detail dan akurat konten KB, semakin tepat jawaban yang dihasilkan AI.
- Kata kunci dan sinonim menentukan seberapa baik bot mencocokkan pertanyaan user dengan entri KB yang tepat.
KB Coverage adalah radar Anda — menampilkan pertanyaan mana yang sering tidak terjawab oleh bot.
- Buka menu KB Coverage.
- Lihat daftar pertanyaan dengan frekuensi fallback tertinggi — ini adalah "lubang" dalam pengetahuan bot.
- Prioritaskan topik yang paling sering ditanyakan untuk segera dibuatkan entri KB.
- Klik "Buat KB" di sebelah pertanyaan untuk langsung membuat entri baru dengan judul yang sudah terisi otomatis.
Monitoring AI memberi data langsung tentang bagaimana bot menjawab pertanyaan pengguna.
- Buka Monitoring AI dan filter dengan intent
fallback. - Baca pertanyaan yang dijawab dengan fallback — apakah topiknya sudah ada di KB?
- Jika topik ada di KB tapi bot masih fallback, berarti kata kunci atau sinonim perlu diperkaya.
- Jika topik belum ada, buat entri KB baru sesuai pertanyaan tersebut.
KB adalah komponen terpenting. Tugas utama Data Trainer adalah menjaga kualitas dan kelengkapannya.
- Tambah: Klik "+ Tambah" → isi judul, konten, kategori, topik, dan kata kunci.
- Edit: Klik tombol edit pada entri yang sudah ada untuk memperbarui informasi.
- Nonaktifkan: Entri yang sudah usang bisa dinonaktifkan agar tidak muncul sebagai referensi AI.
- Sinonim: Tambahkan variasi kata/frasa yang sering digunakan pengguna untuk menanyakan topik yang sama.
Kualitas konten KB sangat menentukan akurasi jawaban bot.
- Judul: Gunakan kalimat pertanyaan atau topik ringkas. Contoh baik: "Syarat Mengajukan Cerai Gugat".
- Konten: Tulis jawaban lengkap dengan persyaratan, prosedur, estimasi waktu, dan biaya.
- Kata Kunci: Minimal 3-5 kata kunci termasuk variasi bahasa formal dan informal.
- Hindari: Informasi yang ambigu, terlalu umum, atau sudah tidak berlaku.
Dashboard memberikan gambaran umum aktivitas bot untuk mengetahui tren pertanyaan yang masuk.
- Lihat Top Intent — topik apa yang paling sering ditanyakan pengguna?
- Jika ada intent yang sering muncul tapi jarang terjawab, tambahkan KB terkait.
- Gunakan data ini untuk memprioritaskan pembuatan konten KB.
Pengaduan dari pengguna bisa menjadi sumber informasi tentang kekurangan layanan atau bot.
- Baca isi pengaduan untuk memahami masalah yang sering dihadapi pengguna.
- Jika pengaduan berkaitan dengan informasi yang salah dari bot, segera perbaiki entri KB terkait.
- Laporkan pengaduan yang memerlukan tindak lanjut ke Supervisor.
Data Trainer dapat mengubah beberapa pengaturan bot terkait konten dan perilaku AI.
- System Prompt — instruksi kepribadian dan aturan utama bot. Gunakan variabel
{bot_name},{court_name},{escalation_number}. - Nama Bot & Pengadilan — identitas bot yang muncul dalam percakapan.
- Pesan Otomatis — teks balasan untuk kondisi khusus (OOB, emosi, eskalasi, terima kasih).
- Rate Limit & Session — batas pesan per jam dan durasi memori sesi.
- API Key & Token — konfigurasi ini hanya bisa diubah oleh Admin.
Data Trainer dapat memeriksa kesehatan sistem untuk memastikan bot berjalan normal.
- Test koneksi ke layanan AI (Gemini/KoboiLLM) untuk memastikan tidak ada gangguan.
- Baca log aktivitas bot untuk mendeteksi error atau anomali.
- Jika Circuit Breaker aktif (merah), beri tahu Admin untuk direset.
- Test kirim pesan WhatsApp untuk memverifikasi koneksi Wablas.
Judul: Gunakan kalimat pertanyaan atau frasa topik yang spesifik. Contoh baik: "Syarat Mengajukan Cerai Gugat". Contoh buruk: "Perceraian" (terlalu umum).
Konten: Tulis minimal 3-5 kalimat yang menjawab pertanyaan secara lengkap. Sertakan: persyaratan, prosedur langkah demi langkah, estimasi waktu, biaya (jika ada), dan catatan penting.
Kata Kunci: Minimal 3-5 kata kunci, termasuk variasi bahasa formal dan informal. Contoh: "cerai gugat, gugatan cerai, istri minta cerai, bercerai dari suami".
Sinonim Judul: Tambahkan cara lain pengguna mungkin menanyakan topik ini. Ini membantu AI mencocokkan pertanyaan dengan entri yang tepat meski kata-katanya berbeda.
1. Buka Monitoring AI dan temukan percakapan di mana bot memberi jawaban yang salah atau tidak relevan.
2. Perhatikan konteks yang diambil bot (kolom "data source" dan "context") — apakah bot mengambil entri KB yang salah?
3. Jika bot mengambil KB yang salah, permasalahannya ada di kata kunci atau sinonim. Edit entri KB tersebut dan perbaiki kata kuncinya agar lebih spesifik.
4. Jika bot tidak menemukan KB sama sekali (fallback), tambahkan entri KB baru dengan topik yang sesuai pertanyaan user.
Jangan: Membuat entri duplikat dengan topik yang sama. Ini bisa menyebabkan AI bingung dan memilih entri yang salah.
Jangan: Menyalin teks hukum mentah tanpa penyederhanaan. AI akan kesulitan mengekstrak informasi yang relevan dari teks formal yang panjang.
Jangan: Menulis informasi yang tidak pasti atau masih dalam proses konfirmasi. Bot akan menyampaikannya sebagai fakta kepada pengguna.
Lakukan: Update entri KB segera setelah ada perubahan SOP, tarif, atau peraturan baru. Informasi yang usang lebih berbahaya dari informasi yang belum ada.
Kolom penting:
• intent: Apa yang AI pahami sebagai maksud user. Jika banyak fallback, KB perlu ditambah.
• data_source: Dari mana AI mengambil data (KB atau database SIPP).
• confidence: Tingkat keyakinan AI. Nilai rendah (<0.7) menandakan AI tidak yakin dengan jawabannya.
• context_used: Konten KB apa yang digunakan AI untuk menyusun jawaban.
Jika confidence rendah tapi konteks sudah ada, berarti konten KB perlu diperjelas dan diperkaya.